tentang Saya Sutikno wong jawa kebumen

terima kasih telah mengunjungi website ini
Aku hanya manusia, yang bekerja duduk alias masih pengangguran, tapi aku ingin memiliki banyak uang. Aku tidak pintar, bodoh I’ma, tapi saya tidak pernah menyerah untuk membuat lebih banyak uang. Dari desa Tanahsari I – Kebumen – Jawa Tengah. Dengan Belajar BLOGGER, mungkin dapat membuat lebih banyak uang.

CERITA SEKITAR KEBUMEN – JAWA TENGAH – INDONESIA

KEBUMEN – Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang ada di wilayah provinsi Jawa Tengah. Area atau wilayah Kebumen berada tepat di laut pantai selatan Indonesia. Kebumen wilayah dikelilingi oleh barat kabupaten Cilacap, Banyumas Katepaten utara dan timur Kabupaten Purworejo.

Daerah ini cocok untuk anda yang ingin bersantai bersama keluarga, baik dengan pasangan atau dengan teman-teman Anda di kantor. Daerah dikelilingi oleh pegunungan kapur dan katup sejuk dan pemandangan rata-rata mengklik suara asli akan menghasilkan banyak orang kepada siapa saja yang berkunjung ke sana.

Jangan khawatir tentang kehabisan tujuan wisata, karena kabupaten yang memiliki slogan “Kebumen Setia” adalah (masih I-Be ndah Aman dan Nyaman) memiliki banyak atraksi yang dapat Anda kunjungi. Obyek wisata ² yang tersebar di beberapa kabupaten, dan sayangnya kita hanya bisa menampilkan beberapa pemandangan, walaupun tidak seindah aslinya, tapi kami berharap media yang sangat terbatas adalah pertimbangan sedikit lebih bisa jika Anda ingin melakukan perjalanan.

Selain itu, seperti dijelaskan di atas Kebumen sebagai kota pariwisata, Kebumen juga adalah daerah pusat industri kecil yang merupakan produsen terbesar gula kelapa di Jawa. Gula aren atau gula merah sering disebut berbagai bahan makanan mentah dan bahan baku pembantu seperti makanan kedelai, dodol, dan lain-lain.

Nelayan, adalah mata pencaharian bagi orang-orang yang benar wilayah pesisir. Selain sebagai nelayan banyak juga jika tidak melaut diselingi juga dengan pertanian atau pertanian.

Dalam Kebumen tahun terakhir yang memiliki hutan yang sangat luas masih memiliki devisa terbesar adalah dari sarang burung. sarang burung ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan masih merupakan komoditi andalan.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan jika Anda datang ke wilayah ini adalah Kabupaten Kebumen Lanting makanan khas yang terbuat dari singkong, itu enak dan renyah. Lanting ini banyak dijual di sepanjang jalan dan Kebumen, toko warung dan pasar. Mendengar nama Kebumen, mungkin kita segera mengingat kembali kenangan peristiwa kerusuhan September 1998. Acara ini stigma bagi daerah. Tapi juga melahirkan protagonis yang mampu memimpin massa untuk memadamkan kerusuhan, sehingga tidak menyebar ke daerah lain. Bahwa angka yang kemudian menjadi bupati saat ini, melalui seleksi ketat pada Maret 2000.

Ketika kita menggeser kenangan lebih ke belakang, kita ingat kota Suharto-Kostrad yang kemudian menjadi Presiden RI, datang ke perayaan pernikahan Letnan Kolonel Samsuri Untungnya, antagonis yang digunakan dalam sejarah Indonesia untuk memimpin penculikan dan pembunuhan para jenderal pada 1 Oktober 1965.

Ada kesaksian baru yang menggambarkan Letkol Untung tidak ada sejarah formal digambarkan kejam, tetapi orang yang tidak bersalah dan setia kepada kedua pemimpin, Sukarno dan Suharto. Oleh karena itu, ia mudah ditipu oleh salah satu dari dua.

Tetapi membiarkan versi baru sejarah yang lebih benar, logis, dan sehat bagi generasi mendatang muncul secara alami. hukum Besi sejarah membuktikan sekaligus bahwa “seseorang atau sekelompok orang tidak dapat menipu semua orang selamanya.”

Yang jelas, bagaimanapun, daerah Kebumen telah memberikan layanan yang terbaik bagi banyak daerah lain. T kekayaan Anah dari tanah liat berkualitas tinggi dari ketahanan wilayah dan penduduk untuk mengolahnya menjadi ubin memberikan kontribusi besar untuk daerah Kebumen yang lain.

Siapa yang tahu berapa ratus ribu meter kubik tanah liat dari daerah yang disumbangkan ke daerah lain. Yang jelas, proses itu masih berlanjut sampai sekarang. Jika kita masuk ke Kebumen melewati jalur selatan Jawa, pemandangan khas segera terlihat di kedua sisi jalan tumpukan genting. Kedua ubin masih mentah, matahari baru, juga tidak matang atau dibakar.

Di kabupaten ada sentra industri genting Sokka yang ada sejak zaman Belanda. Dikatakan bahwa karena kualitasnya, pada abad ke-19, Perusahaan yang digunakan untuk genteng Sokka semua stasiun kereta api di Jawa. Genting Sokka dikenal kuat, dibuat dari tanah liat yang spesifik.

Seiring dengan perkembangan zaman, dari industri tanah liat berkembang. Saat ini ada sekitar 700 unit bisnis penting, tersebar di beberapa kabupaten. Mulai dari Kecamatan Pejagoan, Sruweng, Petanahan, Adimulyo, sampai Kebumen.

Saingan

Pengusaha genting, walaupun sering gurau oleh pejabat sebagai tanah air “penjual”, termasuk pengusaha sukses. Tetapi keberhasilan tidak berkorelasi dengan pendapatan bisnis penting. Oleh karena itu, kas sumbangan untuk industri lokal relatif kecil.

Di sisi lain, industri pesaing genting genting Sokka mulai mendapatkan ubin tekan dan semen. Belum lagi industri ini juga semakin mengancam kelestarian lingkungan karena terbuat dari tanah liat mentah dari sawah-sawah subur.

Kepala Bappeda Ekonomi Helmi Sabri SSos menyatakan salah satu kekayaan sumber daya belum dimanfaatkan sementara (SDA) adalah mineral. Untuk semen, misalnya, sudah dalam persiapan untuk pembangunan pabrik di Desa Nogoraji, Buayan, oleh PT Semen Gombong. Namun, modal-intensif industri yang menghentikan total sejak krisis.

selain Bahan tambang emas. Sejauh ini, ada beberapa deposito dan eksplorasi yang pernah dilakukan di ayah Distrik. Konsultan dari Kanada telah melakukan penelitian untuk waktu yang lama, tetapi hasilnya belum final dan masih membutuhkan proses.

Itulah mengapa Kebumen berikutnya tidak dapat bergantung pada ubin atau sumber daya alam tambang.

Sebenarnya kabupaten yang memiliki dua waduk, Sempor dan Wadaslintang, itu adalah daerah yang subur di Jawa Tengah. Bahkan lumbung di Jawa Tengah selatan. Nilai produksi padi mencapai surplus setiap tahun, rata-rata 200.000 ton. Dengan luas 128,112.5 ha, terdapat 26.297 ha lahan sawah irigasi, sawah tadah hujan 13.539 ha dan 84.305 ha lahan kering.

Sayangnya, pertanian tradisional, dalam arti hanya beras, bahkan kurang menguntungkan bagi petani. Ingatlah, setiap kali biaya sarana produksi mulai dari benih, pupuk, untuk upah buruh semakin melonjak. Nilai penjualan beras / musim panen padi setiap kali jatuh.

Kemudian melirik agribisnis petani Kebumen. Misalnya, untuk mengembangkan tanaman dan buah-buahan seperti salak, semangka, dan jeruk. Tetapi karena modal terbatas dan keterampilan, hasilnya tidak optimal agribisnis juga.

Belum lagi etos kerja sebagian petani Kebumen masih rendah. Mereka umumnya berorientasi subsisten, yang hanya mencukupi kebutuhan makanan hari ini. Singkatnya, usaha pertanian di daerah yang masih membutuhkan motivasi petani dan instansi terkait untuk memberikan nilai tambah.

Potensial lainnya

Potensi lain di Kebumen cukup beragam. Sebagai contoh, di pantai selatan ada kekayaan sarang burung di Gua Karangbolong, Karangduwur, dan Pasir. Tiga gua milik Pemerintah Kabupaten disumbangkan rata-rata 100 kg sarang burung per tahun, senilai Rp 500 juta. Bahkan tahun nilai penjualan kembali sebesar Rp 787 juta.

Selain itu ada potensi wisata baik wisata alam / gua, pantai, dan waduk. Ada sekitar delapan objek wisata terkemuka. Yaitu gua Jatijajar, Gua Petruk, ayah Cote, Pantai Karangbolong, Waduk Sempor, Waduk Wadaslintang, Air Hangat Krakal, dan Pantai Petanahan.

kontribusi terbesar ke kas daerah adalah Gua Jatijajar dan Pantai Pedalen di ayah Distrik. obyek baru yang mulai menuntut benteng militer di Gombong Van der Wicjk.

Kebumen memiliki potensi kerajinan anyaman pandan Desa Grenggeng, konfeksi di Desa Roworejo, topi di Bandung desa, dan tikar serat kelapa di Buluspesantren.

Industri makanan di pantai selatan. Sebagai contoh keripik melinjo, gula merah, dan makanan ringan seperti Lanting Karanganyar, penjualan pisang, dan keripik singkong yang memiliki cukup bahan baku. Kualitas chip Kebumen diakui melinjo baik karena banyak pasokan ke kota-kota besar seperti Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Di Ambal masih ada piring dengan tempe ayam saus sate, dan soto ayam kampung Petanahan juga khas.

Terkait dengan industri jasa restoran dan hotel, sebagai salah satu ukuran tingkat pelayanan lokal dan fasilitas, mengembangkan buruk nyata. Sebagai contoh, jumlah restoran di sepanjang jalan raya jalur selatan meningkat setiap tahunnya.

This entry was posted in internet. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *